IlmuPengetahuan Alam 3.8 Memahami pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang- orang di lingkungannya • Keseimbangan dan Pelestarian Sumber Daya Alam • Pengertian sumber daya alam. • Macam-macam sumber daya alam. • Upaya Renatamaharani (6670180028)Tema: Problematika sosialMata kuliah: PancasilaTujuan : agar masyarakat dapat menyadari hak serta kewajiban mereka sebagai warga pDj1ciE. Pengertian Sila Ke 5 Sila ke 5 dalam Pancasila menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang adil dan makmur, yang berdaulat atas segenap bangsa dan tanah air Indonesia. Sila ini mengandung makna bahwa sumber daya alam di Indonesia harus dimanfaatkan dengan cara yang adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia, serta harus menjaga kelestarian sumber daya alam tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang. Eksploitasi Sumber Daya Alam di Indonesia Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, timah, dan masih banyak lagi. Namun sayangnya, eksploitasi sumber daya alam di Indonesia seringkali tidak dilakukan dengan cara yang adil dan berkelanjutan. Banyak perusahaan yang hanya memikirkan keuntungan semata tanpa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Pengamalan sila ke 5 dalam eksploitasi sumber daya alam dapat dilakukan dengan cara 1. Pemerintah Menjaga Kepentingan Rakyat dan Lingkungan Pemerintah harus selalu menjaga kepentingan rakyat dan lingkungan dalam segala keputusan yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam. Pemerintah harus memastikan bahwa penambangan dan pengolahan sumber daya alam dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak merugikan masyarakat sekitar. 2. Perusahaan Menjaga Keseimbangan Antar Aspek Perusahaan harus menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam melakukan eksploitasi sumber daya alam. Perusahaan harus memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat sekitar dan tidak merusak lingkungan sekitar. 3. Masyarakat Terlibat dalam Pengambilan Keputusan Masyarakat harus terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam. Pemerintah dan perusahaan harus mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat sekitar sebelum melakukan eksploitasi sumber daya alam. 4. Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara berkelanjutan agar sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang. Pemerintah dan perusahaan harus memastikan bahwa eksploitasi sumber daya alam tidak merusak lingkungan dan memperhatikan kelestarian sumber daya alam tersebut. 5. Pengawasan yang Ketat dari Pemerintah Pemerintah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap eksploitasi sumber daya alam oleh perusahaan. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa eksploitasi sumber daya alam dilakukan dengan cara yang adil, berkelanjutan, dan tidak merusak lingkungan atau merugikan masyarakat sekitar. Kesimpulan Pengamalan sila ke 5 dalam eksploitasi sumber daya alam sangat penting untuk menjaga keadilan dan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan bahwa eksploitasi sumber daya alam dilakukan dengan cara yang adil, berkelanjutan, dan menjaga kelestarian sumber daya alam tersebut. Home Ā» IPS Ā» 30 Contoh Pengamalan Sila Ke-5 Sila Kelima Pancasila On November 4, 2018 In IPS Pancasila adalah dasar negara dan pedoman hidup bagi bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila berisi pokok-pokok pikiran yang dituangkan secara formal dalam bentuk Undang-Undang Dasar. Sebagai pedoman hidup, Pancasila menjadi panduan bagi rakyat Indonesia dalam bersikap dan berperilaku. Kandungan isi dari sila-sila dalam Pancasila tersebut pada dasarnya telah menjadi bagian dari norma kehidupan bagi rakyat Indonesia sejak dahulu kala. Sila kelima dari Pancasila yang berbunyi ā€œKeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesiaā€ merupakan cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan bersama berdasarkan keadilan. Para leluhur kita telah memiliki semangat mencapai cita-cita mayarakat yang sejahtera dan berkeadilan. Oleh karena itu kita juga harus memiliki semangat untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut. Caranya adalah dengan bersikap dan berperilaku sesuai dengan sila kelima Pancasila tersebut. Sebaliknya, sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan sila kelima Pancasila harus kita hindari. Bagaimana cara sikap dan perilaku yang sesuai dengan sila kelima Pancasila? Pemerintah telah menetapkan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yang berisi 45 butir. Butir-butir pedoman tersebut merupakan penjabaran dari kelima sila dalam Pancasila. Berikut ini pembahasan contoh sikap dan perilaku yang sesuai dengan sila kelima Pancasila. 11 Butir Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Sila Ke-5 Kelima Pancasila Ada 11 butir pedoman pengamalan sila ke-5 yang terdapat dalam 45 butir Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Menghormati hak orang lain. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. Suka bekerja keras. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. Contoh-Contoh Pengamalan Sila Ke-5 Kelima Pancasila Berikut ini beberapa contoh pengamalan sila ke-5 dari Pancasila yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berlaku adil terhadap sesama Menghormati hak orang lain atas dasar keadilan Suka bekerja keras Tidak berperilaku boros Tidak bergaya hidup mewah Suka berhemat Tidak melanggar peraturan yang berkaitan dengan kepentingan umum Tidak menyalahgunakan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi Tidak merusak fasilitas umum Tidak malas dalam bekerja Menghargai hasil karya orang lain Tidak menggunakan mobil pribadi untuk kebut-kebutan di jalan raya Tidak merusak lingkungan yang dapat membahayakan masyarakat Melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan bersama Gotong royong membangun jalan Gotong royong membersihkan sungai Membantu perekonomian masyarakat dengan memberikan pelatihan usaha Memberdayakan potensi wisata desa Menjaga suasana kekeluargaan di lingkungan masyarakat Tidak bersikap pilih kasih dalam pergaulan di masyarakat Menolong orang lain untuk mandiri Berpartisipasi untuk membangun desa Tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan masyarakat sekitar Memelihara fasilitas umum Gotong royong membangun jembatan Menggunakan hak dan melaksanakan kewajiban secara seimbang Melindungi hak-hak orang lain Melakukan kegiatan untuk kesejahteraan bersama Tidak melakukan pemerasan terhadap orang lain Tidak menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu tetangga About Author JadiPaham Contoh Pengamalan Sila Ke 5 Dalam Kehidupan Sehari Hari – Keadilan Sosal bagi Seluruh Rakyat Indonesia adalah bunyi pada sila ke lima. Yang pada dasarnya ialah berarti bahwa suatu keharusan untuk mewujudkan keadilan sosia bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini akan meberikan pelajaran mengenai Contoh Pengamalan Sila Ke 5. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Nilai, Pengamalan dan Contoh. Jika setiap individu diberi kebebasan sebebas mungkin, sumber daya akan dinikmati hanya oleh orang yang kuat dan berdaya. Karena keadilan sosial yang dimaksud adalah keadilan ekonomi, termasuk distribusi sumber daya sesuai dengan nilai-nilai atau standar hukum yang berlaku. Sementara dari sila kelima ini juga merupakan cita-cita luhur rakyat Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan bersama berdasarkan keadilan. Nenek moyang kita memiliki semangat mewujudkan cita-cita masyarakat yang makmur dan adil. Jadi kita juga harus memiliki semangat untuk mewujudkan cita-cita luhur ini. Caranya adalah dengan berperilaku dan berperilaku sesuai dengan lima sila Pancasila. Sebaliknya, kita harus menghindari sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan lima sila Pancasila. Nilai Sila Ke 5 Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam sila ke lima ini ialah, sebagai berikut Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur dan materi spiritual didistribusikan secara merata ke seluruh rakyat Indonesia. Saya suka kemajuan dan implementasi pembangunan untuk kemajuan negara. Perlakuan adil di berbagai bidang kehidupan, terutama di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Seimbangkan antara hak dan kewajiban seseorang dan menghormati properti orang lain. Pengamalan sila ke 5 Adapun untuk pengamalan atau penerapan pada sila ke lima ini dalam kehidupan sehari-hari ialah, sebagai berikut Jangan menggunakan hak properti untuk perusahaan yang melakukan pemerasan pihak gunakan hak milik untuk hal-hal yang gaya hidup mewah dan menggunakan hak properti untuk melawan atau membahayakan kepentingan suka bekerja suka menghargai karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan suka melakukan kegiatan untuk membuat kemajuan yang adil dan keadilan mengembangkan tindakan mulia, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kerja sama timbal sikap adil terhadap orang keseimbangan antara hak dan hak orang suka membantu orang lain sehingga mereka bisa bertahap mendelegasikan wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menerapkan pengelolaan sumber daya alam dan konservasi lingkungan secara selektif, untuk menjaga kualitas ekosistem sesuai dengan sumber daya alam semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat, dengan mempertimbangkan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan, pembangunan berkelanjutan, kepentingan ekonomi dan budaya masyarakat lokal dan bahkan perencanaan teritorial yang peraturannya diatur oleh indikator yang memungkinkan konservasi sumber daya alam SDA dan pertahankan sumber daya yang mendukungnya agar bermanfaat untuk orang-orang dari generasi ke generasi dan penggunaan sumber daya alam SDA dan lingkungan melalui konservasi, rehabilitasi atau penghematan dalam penerapan teknologi ramah lingkungan. Contoh Pengamalan Sila Ke 5 Berikut inilah ada beberapa contoh dalam penerapan sila ke lima untuk kehidupan sehari-hari. Diantaranya ialah sebagai berikut Contoh Pengamalan Di Lingkungan Sekolah Jangan mengambil apa yang bukan dalam membeli sesuatu, bayar berdasarkan jumlah barang yang ingin berteman dengan siapa pun tanpa terlihat miskin atau uang saku jika untuk membayar biaya administrasi suka berbagi dengan teman yang curang melakukan apa mahal dalam makanan ringan. Contoh Pengamalan Di Lingkungan Pemerintah Mendidik pelatihan kejuruan dan mental di program pendidikan di seluruh pelatihan untuk orang-orang yang diyakini usia ada menggunakan mobil resmi atau kendaraan resmi untuk penggunaan memberi sanksi pelanggaran eksploitasi memberikan bantuan kepada orang-orang yang kurang peraturan tentang sumber daya yang tersedia di Indonesia. Contoh Pengamalan Di Lingkungan Masyarakat Memiliki gaya hidup yang dalam pembangunan orang lain untuk diskriminatif di dan kembangkan potensi wisata ekonomi masyarakat dengan memberikan pelatihan kegiatan yang bermanfaat untuk kebaikan fasilitas umum agar tidak fasilitas umum dengan aturan yang berkaitan dengan kepentingan edon atau gaya hidup atau tidak berperilaku luar prinsip bagaimana bekerja hak orang lain didasarkan pada dengan semua orang. Contoh Pengamalan Sila Ke 5 Lainnya Gunakan hak dan jalankan kewajiban secara hak orang kegiatan untuk kesejahteraan dengan memeras orang tidak menimbulkan kebisingan yang bisa mengganggu orang lain untuk dalam pembangunan melakukan kegiatan yang dapat membahayakan masyarakat fasilitas bersama membangun bekerja sama untuk membersihkan ekonomi masyarakat dengan memberikan pelatihan potensi wisata suasana keluarga di diskriminatif di karya orang menggunakan mobil pribadi untuk ngebut di jalan tidak membahayakan lingkungan yang dapat membahayakan kegiatan yang bermanfaat untuk kebaikan bersama membangun suka menyimpan melanggar aturan kepentingan menyalahgunakan struktur publik untuk keuntungan tidak merusak struktur malas loyal kepada orang hak orang lain atas dasar suka bekerja tidak berperilaku tidak ada gaya hidup mewah. Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua. Baca Juga Persamaan Garis Lurus dan GradienAmonia AdalahContoh Soal Psikotes